Hazard Lebih Memilih Dilatih Oleh Mourinho Lagi

Hazard Lebih Memilih Dilatih Oleh Mourinho Lagi

Elanglotto.com, Hazard Lebih Memilih Dilatih Oleh Mourinho Lagi. Bintang Chelsea, Eden Hazard ternyata tetap menyimpan satu harapan besar. Hazard mengaku mendambakan sekali kembali bekerja di bawah Jose Mourinho, yang menurutnya adalah tidak benar satu pelatih paling baik di dunia.

Hazard merasakan langsung magis Mourinho selagi tetap di Chelsea. Saat itu Hazard menyaksikan langkah Mourinho bekerja mempunyai Chelsea jadi juara Premier League 2014/15. Kenangan ini begitu membekas bagi Hazard.

Hazard Lebih Memilih Dilatih Oleh Mourinho Lagi

Sayangnya, Chelsea tampil jelek di musim berikutnya dan cuma dapat finish di posisi 10 klasemen akhir. Mourinho pun perlu dipecat, hubungan yang baru dibangun langsung kandas begitu saja.

Inilah tidak benar satu penyesalan Hazard di dalam kariernya.

Mourinho Lagi
Jika boleh memilih, Hazard mendambakan sekali kembali dilatih Mourinho. Dia merasa tersedia urusan yang belum tuntas bersama dengan Mourinho. Hazard juga mengaku bersalah pada masalah pemecatan pelatih kawakan tersebut.

“Jika saat ini saya ditanya satu pelatih yang sebabkan saya mendambakan bekerja dengannya kembali maka saya mengatakan: Mourinho,” tegas Hazard.

“Dalam dua belas th. karier profesional saya, saya melakoni satu th. jelek – enam bulan terakhirnya di bawah Mourinho, dan beberapa gara-gara kesalahan saya.”

Minta Maaf

Menurut Hazard, tidak benar satu penyebab keterpurukan Chelsea di musim 2015/16 adalah para pemain sendiri, bukan semuanya tidak benar Mourinho. Saat itu tiap tiap pemain Chelsea merasa bersalah gara-gara tak dapat menambahkan kemampuan paling baik mereka dan tak dapat menjawab kepercayaan Mourinho.

“Setelah raih gelar juara, kita [para pemain Chelsea] berharap liburan esktra pada Mourinho. Saya sangat di dalam kondisi jelek di awal musim, saya mengingat pelajaran itu untuk musim ini – empat pekan sesudah Piala Dunia saya udah kembali ke Chelsea.”

“Saya mengirim pesan padanya [Mourinho] untuk mengatakan saya menyesal dia udah pergi dan saya berharap maaf. Kami udah nikmati kesuksesan bersama, tapi kali ini [2015/16] tidak,” sambung Hazard.

“Saya merasa sedikit bersalah gara-gara selagi itu saya jadi player of the year. Saya selayaknya jadi tidak benar satu pemain penentu, tapi saya tampil kurang baik.”

Author: lemak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *